Maksimalkan Peran Gugus Tugas KLA demi wujudkan Provinsi Layak Anak

Banjarbaru – Dalam rangka mewujudkan Kalsel menjadi Kota Layak Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Kalsel melakukan Bimbingan Teknis Gugus Tugas KLA Dengan Analisis Pengarustamaan Hak Anak (PUHA) Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota di Hotel Novotel Banjarbaru Jum’at (29/11/2019).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel Hanifah Dwi Nirwana dan dihadiri 107 peserta.

Dalam sambutannya, Hanifah mengatakan Peran gugus tugas kabupaten/kota layak anak yang sudah terbentuk, hendaknya terus menjadi garda terdepan dalam mendukung dan melaksanakan kebijakan ini di provinsi Kalimantan Selatan, sehingga mampu mewujudkan kabupaten/kota layak anak.

“Kabupaten/kota layak anak mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak yang mengintegrasikan komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan program di kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak” kata Hanifah

Hanifah mengungkapkan dengan bimtek selama dua hari ini, dilakukan agar integrasi hak-hak anak tersebut dapat tertuang dalam tahapan pembangunan yaitu perencanaan, Pra-KLA, pelaksanaan, evaluasi dan penetapan peringkat status kabupaten/kota layak anak. Dan saya harap, pertemuan hari ini dapat betul-betul memetakan dan menguatkan peran strategis gugus tugas KLA serta menyusun rencana aksi daerah KLA di Provinsi dan Kabupaten/kota.

“Tahun 2019, Kabupaten/kota di provinsi Kalimantan Selatan sudah memperoleh penghargaan kabupaten/kota layak anak,” ungkapnya

Tetapi kata Hanifah masih ada Lima kabupaten yang masih memperoleh predikat pratama yaitu Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Balangan, dan Kabupaten Tanah Bumbu.

“Ia mengharapkan agar lebih giat lagi dalam meningkatkan komitmen dan pelaksanaan pemenuhan hak anak di kabupaten di masing-masing,” tegasnya

Jadi hal ini merupakan awal yang cukup bagus untuk perjalanan menuju Provinsi Kalimantan Selatan yang layak anak. “Untuk Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Tabalong dan Hulu Sungai Utara yang sudah mendapat predikat madya. Saya harap prestasi ini akan selalu ditingkatkan sampai akhirnya menjadi Kabupaten/Kota yang betul-betul layak anak,” harapnya

Sambutan Kepala Seksi Pemenuhan Hak Pendidikan & Pengasuhan Dinas PPPA Kalsel, Rahmawaty

Sementara itu, Kepala Seksi Pemenuhan Hak Pendidikan dan Pengasuhan Dinas PPPA Kalsel, Rahmawaty mengatakan tujuan kegiatan adalah untuk menguatkan komitmen dan peran para Gugus Tugas KLA di Provinsi dan Kabupaten/Kota dan secara khusus melalukan pemetaan dan menguatkan peran strategis Gugus Tugas KLA dalam mendoring pelaksanaan KLA serta menyusun rencana aksi daerah KLA di Provinsi dan Kabupaten/Kota.

“Hasil yang diharapkan dengan dilaksanakannya Bimtek ini adalah meningkatkan kapasitas kelembagaan gugus tugas Kabupaten/Kota Layak Anak dan menguatkan komitmen serta peran strategis gugus tugas Kabupaten/Kota layak anak dalam mendorong pelaksanaan KLA serta tersusunnya Rencana Aksi Daerah Gugus Tugas KLA di Provinsi dan Kabupaten/Kota,” katanya.

Foto bersama Kegiatan Bimtek Gugus Tugas KLA di Kalimantan Selatan di Hotel Novotel (29/11/19)
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *