Pantau Kasus Pencabulan oleh Kakek Tiri di HSU

Amuntai – Tim UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Kalimantan Selatan bergerak  ke Hulu Sungai Utara untuk melakukan penjangkauan kasus kekerasan seksual. Selasa (3/3/20).

Pasalnya Kasus tersebut merupakan kasus rujukan dari UPT P2TP2A Hulu Sungai Utara, dimana ada seorang anak yang tega dicabuli oleh kakek tirinya. Tim UPTD PPA Provinsi Kalimantan Selatan melakukan pertemuan pertama dengan Dinas PPPA HSU dan UPTD P2TP2A Kab. HSU terkait koordinasi perkembangan penanganan kasus yang telah diberikan.

Selanjutnya, Tim UPTD PPA Kalsel, Kepala DPPPA HSU dan UPTD P2TP2A HSU bergerak ke Polres HSU membahas mengenai status penanganan hukum pelaku. Kedatangan ini pun disambut baik oleh Kepala Satuan, Kepala Unit, dan Penyidik dari Reskrimum UPPA Polres. Beliau mengungkapkan  status hukum pelaku yang saat ini ditangguhkan atas jaminan dari MUI dan Tokoh Agama Setempat dan apabila sudah ada cukup bukti yang memberatkan maka kasus akan langsung masuk tahap P-21 atau pelimpahan ke Kejaksaan, jelasnya.

Perjalanan dilanjutkan ke kediaman korban untuk memantau kondisi psikologis korban dan keadaan lingkungan sekitarnya. Dari penjelasan yang diberikan, “saat ini anak saya sedikit lebih agresif dibanding sebelumnya, menjadi mudah marah, dan sekarang banyak menghabiskan waktu untuk bermain gadget, ungkap ibu korban Oleh karena itu, tim dari UPTD PPA Provinsi Kalimantan Selatan memberikan penguatan kepada anak untuk mengalihkan ketergantungan bermain gadget dengan melakukan hal lain yang lebih positif seperti menggambar. Anak juga diberikan pemahaman agar pada saat pulang sekolah harus langsung pulang kerumah, dan tidak boleh pulang dengan orang asing.