Kejar Pembentukan UPTD PPA di Kab/Kota Kalimantan Selatan

Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya menguatkan pembentukan UPTD PPA di Seluruh Kab/Kota Kalimantan Selatan. Hal tersebut dikarenakan instruksi pusat khususnya Presiden Jokowi dalam Rapat Terbatas di awal tahun 2020 agar setiap provinsi wajib membentuk UPTD PPA agar permasalahan kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak dapat berkurang.

Terkait hal tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Rapat Koordinasi Unit Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak, di Ruang Rapat DPPPA Prov. Kalsel, Senin (16/3/2020).

Kegiatan ini dihadiri oleh Dinas PPPA, Bagian Organisasi Kab/Kota se-Kalsel dan Instansi terkait seperti Polda, Kemenhumham, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, dll. Kepala DPPPA Kalsel; Hj. Husnul Hatimah, SH.,MH menjelaskan Peraturan Menteri PPPA Nomor 4 tahun 2018 juga sudah menggambarkan lebih rinci tentang bentuk layanan, kapasitas SDM dan sarana prasarana yang dibutuhkan. Adapun bentuk layanan UPTD PPA yaitu pengaduan masyarakat; penjangkauan korban; pengelolaan kasus; penampungan sementara; mediasi; dan pendampingan korban.

Sampai sejauh ini Dinas PP-PA di Kab/Kota sudah cukup baik dalam upaya pembentukan UPTD. Namun semuanya masih dalam proses baik itu perbaikan Kajian Akademis, Koordinasi Pengisian Jabatan, dll. Sehingga hal tersebut wajib dipantau secara berkala oleh Dinas PP-PA setempat untuk mendesak pembentukan UPTD ini. Fungsi unit PPA ini akan maksimal, apabila mendapat dukungan dari seluruh stakeholder atau pemangku kepentingan di Kabupaten/Kota, baik regulasi maupun dukungan anggaran.

Upaya pelayanan kekerasan untuk masyarakat ini membutuhkan kerja keras dan kerja sama dari berbagai pihak terutama pemerintah, aparat penegak hukum bahkan seluruh Iapisan masyarakat agar hal tersebut dapat terwujud dengan maksimal. Sehingga, dengan adanya UPTD PPA, masyarakat dapat memiliki akses pelayanan terkait dengan masalah kekerasan bagi perempuan dan anak. (Dv)