Samakan Persepsi Gender ke Lembaga Masyarakat, DPPPA Kalsel gelar Bimbingan Teknis

Banjarmasin – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Selatan, hari Senin (30/11) menggelar Bimtek Pengarusutamaan Gender (PUG) Bagi Lembaga Masyarakat.
Kegiatan itu menghadirkan Pemateri Nasional, Dr. Ir. Hj. Herien Puspitawati , M.Sc., Tenaga Ahli Penyusun Indeks Ketahanan Keluarga, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, dan juga Tenaga Ahli Penyusun Indeks Pembangunan Keluarga, Badan Koordinasi dan Keluarga Berencana Nasional RI.
Dalam paparan secara daring atau online tersebut, Herien menyampaikan materi dengan judul Kemitraan Gender dalam Mewujudkan Ketahanan Keluarga.
Beliau menyampaikan berbagai bentuk kemitraan dalam berbagai fungsi. Delapan Bentuk Kemitraan tersebut, seperti Bentuk Kemitraan Dalam Fungsi Keagamaan Untuk Mewujudkan Ketahanan Keluarga, Dalam Fungsi Sosial Budaya, Dalam Fungsi Cinta Kasih, Dalam Fungsi Perlindungan, Dalam Fungsi Reproduksi, Dalam Fungsi Sosialisasi dan Pendidikan, Dalam Fungsi Ekonomi, dan Bentuk Kemitraan Dalam Fungsi Pembinaan Lingkungan.
Sedangkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kalsel, Hj. Husnul Hatimah, SH.,MH., dalam paparannya, menyampaikan materi dengan judul Isu-isu Permbangunan Gender. Isu tersebut mencakup Isu Gender Bidang Kesehatan dan Pendidikan, Isu Gender/Perempuan Di Bidang Ekonomi, Isu Di Bidang Teknologi dan Informatika, Isu Perencanaan Pembangunan terkait PUG hingga Strategi Pengarusutamaan Gender.
Selesai kegiatan, Husnul menyatakan, kegiatan itu dengan target untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan gender, khususnya yang dilaksanakan Lembaga Masyarakat. Apa yang menjadi isu dan apa yang diupayakan oleh Lembaga Masyarakat tersebut dalam organisasi atau lembaganya untuk dapat diterapkan atau dalam menyusun program kegiatan lebih mengarah pada pelaksanaan gendernya.
“Agar ada kesejahteraan dan tidak adanya kesenjangan dan juga diskriminasi dalam kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh masing-masing organisasi lembaga tersebut,” tegas Husnul.
Sedangkan Kaum Pria yang membuat wadah dalam pelaksanaan gender maupun pemenuhan hak anak, disambut positif oleh Husnul dan Jajaran Dinasnya mendukung hal itu. Karena menurutnya, hal itu dapat diketahui pula oleh Kaum Laki-laki.
Buku yang ditulis Herien Puspitawati, terkait pengarusutamaan gender, yang menarik perhatian peserta bimtek dan ingin mendapatkannya secara lengkap, juga mendapat tanggapan positif Husnul, yang menegaskan, pihaknya akan menshare dalam bentuk file dari link yang sudah dibagi, untuk dapat dipelajari dan diterapkan oleh masing-masing peserta. “Dalam bentuk file. Kalau bentuk cetakan tebal sekali dan sulit dibawa-bawa. Tapi kalau dalam bentuk file, kita tinggal membuka linknya, filenya bisa dipelajari,” Husnul menjelaskan.
Sementara itu, Hj. Mariani dalam Paparan Berjudul Pengarus Utamaan Gender Dari Persfektif Sosial Budaya Ekonomi di Masa Pandemi, memberikan beberapa tips menghindari Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Selama Pandemi Covid 19, baik yang terjadi antara suami dengan istri, maupun Orangtua dengan Anak, dan Tips Menghindari KDRT selama Pandemi Covid 19 antara Mertua dengan Menantu. Semua tips tersebut diberikan solusi yang bisa dilakukan, jika terjadi konflik.